JAKARTA, 22 Mei 2026 – Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel, Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Investigative Interviewing (Wawancara Investigatif) bagi jajaran Inspektorat Kota Manado. Kegiatan yang berlangsung intensif selama tiga hari ini dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2026 yang bertempat di Badiklat PKN BPK RI.
Diklat yang dihadiri secara antusias oleh 9 peserta dari Inspektorat Kota Manado ini dibuka secara resmi oleh pihak Panitia pada Rabu (20/05) pagi. Pelatihan ini dirancang secara khusus untuk membekali para aparatur pengawasan daerah dengan keterampilan komunikasi strategis dan psikologi wawancara guna mendeteksi serta mengungkap fakta dalam proses audit investigatif.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan materi komprehensif dari para pakar dan praktisi senior di bidangnya. Pada hari pertama, rangkaian diklat diawali dengan pemaparan mengenai Konsep Wawancara Berbasis Bukti. Selanjutnya, materi diperdalam oleh Bapak Dr. Muhammad Ramadhani dan Ibu Putri Indra K. yang mengupas tuntas materi tentang Pola Pikir Investigatif, Prinsip Mendez dalam Wawancara Investigatif, serta Konsep Memori dalam Wawancara dan Pengaruh Bahasa terhadap Keterangan. Hari pertama pun ditutup dengan sesi Penerapan dan Rekonstruksi Model Wawancara Kognitif.
Tidak hanya pemaparan teori, kegiatan hari kedua (21/05) dirancang semakin mendalam dengan fokus pada pembentukan karakter pemeriksa melalui materi Pola Pikir Auditor (Auditor's Mind) dan Keterampilan Bertanya. Memasuki sesi siang hingga sore, para narasumber yang terdiri dari Ba[ak Christian Hasian dan Bapak Dwi Arie Kurniawan mendampingi langsung para peserta dalam membedah Penerapan dan Rekonstruksi Model Manajemen Percakapan, serta pengenalan awal terhadap Penerapan Wawancara Investigatif Model SANTAI.
Sebagai puncak acara pada hari ketiga (22/05), pemahaman teknis peserta diuji dan dimantapkan secara riil melalui sesi Praktik Wawancara Investigatif Model SANTAI yang dipandu oleh fasilitator Bapak Aldy Faizal Firmansyah dan Bapak Shalhakka Dimar F. Dalam sesi praktik yang berlangsung hingga sore hari ini, para peserta mensimulasikan langsung teknik wawancara secara taktis dan profesional sebelum akhirnya seluruh rangkaian diklat ditutup secara resmi oleh Panitia.
Melalui kegiatan intensif di kancah nasional ini, diharapkan ke-9 aparatur Inspektorat Kota Manado yang telah berpartisipasi dapat menjadi motor penggerak dan agen perubahan yang andal dalam melakukan penanganan kasus, pemeriksaan, serta investigasi internal yang objektif di lingkungan Pemerintah Kota Manado, demi mewujudkan tata kelola daerah yang bersih dan terpercaya.